Annas Maamun dan Suyatno, Dua Sosok Pemimpin yang Pernah Mengukir Sejarah Rohil


RIAUPUBLIK.COM, ROKANHILIR – Perjalanan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tidak dapat dilepaskan dari sosok H. Annas Maamun dan H. Suyatno. Keduanya pernah berada dalam satu kepemimpinan daerah dan kemudian melanjutkan perjalanan politiknya masing-masing.

Annas Maamun dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah politik Rohil. Dari panggung pemerintahan daerah, kiprahnya kemudian berlanjut ke tingkat Provinsi Riau. Annas terpilih sebagai Gubernur Riau melalui Pilkada 2013 dan mulai menjalankan tugas sebagai Gubernur Riau pada 2014.

Namun, perjalanan politik Annas Maamun di tingkat provinsi tidak berlangsung panjang. Pada September 2014, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Annas Maamun dalam perkara suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau. KPK mencatat perkara tersebut sebagai salah satu kasus yang kemudian berkembang dalam penanganan dugaan suap terkait alih fungsi hutan Riau.

Perkara tersebut kemudian berujung pada proses hukum dan vonis terhadap Annas. Pada 2015, ia dijatuhi hukuman enam tahun penjara dan denda Rp200 juta. Dalam proses kasasi, Mahkamah Agung memperberat hukumannya menjadi tujuh tahun. Pada 2019, Presiden Joko Widodo memberikan grasi kepada Annas dengan pertimbangan kemanusiaan.

Tidak berhenti sampai di sana, nama Annas kembali muncul dalam perkara lain. Pada 2022, KPK kembali menahannya dalam perkara dugaan suap terkait pengesahan RAPBD Perubahan 2014 dan RAPBD Tambahan 2015 Provinsi Riau.

Suyatno, Perjalanan Panjang dari Wakil hingga Bupati

Sementara itu, H. Suyatno juga memiliki perjalanan panjang dalam pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir. Pernah menduduki posisi Wakil Bupati, Suyatno kemudian dipercaya melanjutkan kepemimpinan sebagai Bupati Rohil.

Pengalaman sebagai wakil kepala daerah menjadi modal penting bagi Suyatno dalam memahami langsung dinamika pemerintahan dan persoalan masyarakat Rohil.

Dua sosok ini memiliki perjalanan politik yang berbeda. Annas Maamun kemudian mencapai panggung politik Provinsi Riau sebagai gubernur terpilih, tetapi langkah politiknya terhenti akibat perkara hukum. Sementara Suyatno terus dikenal sebagai salah satu figur yang memiliki perjalanan panjang dalam pemerintahan Rohil.

Sejarah yang Tidak Bisa Dihapus

Kisah Annas Maamun dan Suyatno menjadi bagian dari sejarah perjalanan Kabupaten Rokan Hilir. Ada keberhasilan, ada dinamika politik, dan ada pula persoalan hukum yang menjadi pelajaran penting dalam perjalanan pemerintahan.

Bagi sebuah daerah, pemimpin tidak hanya dikenang ketika berada di puncak kekuasaan. Jejak kebijakan, pembangunan, hubungan dengan masyarakat hingga berbagai peristiwa yang terjadi selama masa kepemimpinan akan menjadi bagian dari catatan sejarah.

Annas Maamun dan Suyatno adalah dua nama yang pernah berada dalam satu panggung kepemimpinan Rohil, kemudian menempuh jalan politik masing-masing. Keduanya meninggalkan cerita tersendiri dalam perjalanan panjang Rokan Hilir—sebuah daerah yang terus berjuang menuju masa depan yang lebih gemilang.


Redaksi Riaupublik.com

Related

Rohil 5851774685469447887

Posting Komentar

emo-but-icon

Siak

Siak

Ik

Ik

Ikln

Ikln

LPPNRI RIAU

Dewan Redaksi RPC

publik MERANTI

Galery&Adv

Dewan Bengkalis

Newspelalawan

Komisi Pemberantasan Korupsi

Sum

Sum

PEMKAB SIAK

dewan bengkalis

Follow Us

Ikln

Ikln

Rohil

Rohil

Rohil

Rohil

DPRD Rohil

DPRD Rohil

Uc

Uc

Uc

Uc

uc

uc

UCP

UCP

UC

UC

Hot News

Recent

Comments

Side Ads

item