Polda Riau Sikat Mafia BBM di Rokan Hilir, Kabid Intelijen dan Investigasi DPP LPPNRI: Tangkap Semua Pelaku, Jangan Pandang Bulu
RIAUPUBLIK.COM, PEKANBARU – Keberhasilan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau dalam mengungkap dugaan praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Rokan Hilir mendapat apresiasi dari Kabid Intelijen dan Investigasi DPP Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI), SE Hasibuan.
Menurut SE Hasibuan, langkah tegas Polda Riau menunjukkan komitmen dalam memberantas praktik ilegal yang selama ini diduga merugikan negara dan masyarakat.
"Kami mengapresiasi tindakan Polda Riau. Ini merupakan langkah yang patut didukung. Penegakan hukum terhadap dugaan mafia BBM harus dilakukan secara profesional dan tanpa pandang bulu," ujar SE Hasibuan kepada wartawan, Selasa (22/7/2026).
Ia mengatakan dugaan penyalahgunaan distribusi BBM tidak hanya terjadi di Rokan Hilir. Menurutnya, apabila ditemukan alat bukti yang cukup, aparat penegak hukum diharapkan mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat di berbagai daerah di Provinsi Riau.
"Kalau memang ada jaringan lain dan didukung bukti yang kuat, ungkap semuanya. Jangan berhenti pada pelaku di lapangan saja. Siapa pun yang terbukti terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.
SE Hasibuan juga mengajak masyarakat agar tidak takut memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi maupun BBM ilegal. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting dalam membantu penegakan hukum.
Ia berharap Polda Riau terus konsisten memberantas praktik mafia BBM demi menjaga distribusi energi yang tepat sasaran, melindungi hak masyarakat, dan mencegah kerugian negara.
"Penegakan hukum yang adil dan konsisten akan memberikan efek jera serta mempersempit ruang gerak para pelaku. Kami mendukung penuh langkah Polda Riau dalam memberantas dugaan mafia BBM hingga tuntas sesuai ketentuan hukum," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: SE Hasibuan/VictorTransTV.com
