Bukan Sekadar Syukuran, Rumah Baru Daeng Johan Jadi Ajang Pererat Persaudaraan Puluhan Awak Media Riau
RIAUPUBLIK.COM, PEKANBARU – Bukan sekadar acara syukuran menempati rumah baru. Kediaman Daeng Johan dan Desi Novita di Jalan Perwira, Perumahan Bintang Perwira Blok D 21, Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Sabtu (8/8/2026), berubah menjadi ruang pertemuan penuh keakraban bagi puluhan insan pers dan sejumlah elemen masyarakat di Provinsi Riau.
Para pimpinan redaksi, wartawan, organisasi media, aktivis, LSM hingga Ormas tampak hadir dalam agenda silaturahmi yang dirangkai dengan doa syukuran tersebut.
Kehadiran puluhan awak media dari berbagai organisasi menunjukkan bahwa hubungan antarsesama insan pers tidak hanya dibangun melalui aktivitas jurnalistik, tetapi juga melalui komunikasi, kebersamaan dan kepedulian di luar tugas profesi.
Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Ketua Grup Info Lalu Lintas Adifa, Ketua DPD PWMOI Provinsi Riau Rio Kasairy, Ketua DPD PWMOI Pekanbaru Aprianto, SH., MH., Ketua Umum DPP Aliansi Media Indonesia (AMI) Ismail Sarlata, perwakilan DPD Forum Wartawan Pendidikan (Forwadik) Riau, Ketua DPD Riau LSM BARA API Jasril Rz, Ketua DPW GMPK Andrian, Ketua Akpersi Provinsi Riau Rosbiner Hutagaol bersama pengurusnya Ruli, aktivis Riau Cep Permana Galih, serta puluhan pimpinan redaksi dan wartawan dari berbagai media online, cetak dan elektronik.
Acara diawali doa syukuran yang dipimpin Al Ustadz Munawir Mattereng, SH., MH. Doa bersama tersebut menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar rumah yang baru ditempati Daeng Johan dan Desi Novita senantiasa menjadi tempat yang penuh keberkahan dan kebahagiaan bagi keluarga.
Tradisi Silaturahmi yang Terus Dijaga
Usai doa, suasana semakin cair. Para awak media saling bersalaman, berbincang dan mengabadikan momen kebersamaan. Diskusi ringan mengenai dunia jurnalistik, informasi publik dan berbagai dinamika di tengah masyarakat Riau pun mengalir secara informal.
Ketua Grup Info Lalu Lintas, Adifa, mengatakan kegiatan tersebut bukan agenda seremonial semata. Menurutnya, pertemuan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin yang selama ini dilaksanakan oleh anggota Grup Info Lalu Lintas.
“Acara yang digelar Daeng Johan dan Desi Novita ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin setiap bulan bagi kami yang tergabung dalam Grup Info Lalu Lintas. Kebetulan tuan rumah juga menggelar syukuran menempati rumah baru, sehingga kegiatan silaturahmi dan syukuran kami rangkaikan sekaligus,” ujar Adifa.
Ia menilai kegiatan semacam ini penting untuk menjaga komunikasi dan memperkuat hubungan antarsesama insan pers.
“Kami sangat bangga dan bersyukur kegiatan ini dapat terlaksana. Tujuan utamanya tentu untuk meningkatkan sinergitas dan mempererat silaturahmi antarsesama insan pers, khususnya rekan-rekan yang tergabung dalam Grup Info Lalu Lintas,” katanya.
Daeng Johan: Kehadiran Rekan Media Sangat Berarti
Sementara itu, Daeng Johan yang merupakan Pimred Menteng News, didampingi istrinya Desi Novita, Pimred Mahkota Riau, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh rekan media yang hadir.
Menurutnya, kehadiran para awak media di kediamannya menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri bagi keluarga.
“Terima kasih banyak kepada seluruh rekan-rekan yang telah meluangkan waktu untuk hadir di kediaman kami. Walaupun rumah kami cukup jauh, namun rekan-rekan tetap berkenan hadir. Bagi kami, kehadiran ini merupakan bentuk persaudaraan yang sangat berarti,” ujar Daeng Johan.
Ia berharap silaturahmi tersebut tidak berhenti pada kegiatan hari itu saja, tetapi dapat terus dirawat dan menjadi bagian dari hubungan baik antarsesama insan pers di Riau.
“Semoga pertemuan ini semakin mempererat tali persaudaraan, kebersamaan dan sinergi antar sesama awak media di Riau,” harapnya.
Kehadiran puluhan awak media juga menjadi momentum untuk saling memberikan ucapan selamat serta doa terbaik bagi Daeng Johan dan Desi Novita. Di tengah suasana santai, para jurnalis memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.
Bagi mereka, kebersamaan semacam ini menjadi pengingat bahwa di balik kesibukan menjalankan tugas jurnalistik, masih terdapat ruang untuk membangun persaudaraan dan memperkuat solidaritas sesama insan pers.
Acara berlangsung tertib, aman dan penuh kehangatan hingga selesai.
(Tim)
