Sidang PTUN Sengketa Lahan ke 15, Saksi Tergugat Suham: Saya Pernah Di Suruh Teken Hibah M Tasar Saya Tolak

Kamis, 1 Agustus 2019
PEKANBARU, RIAUPUBLIK.COM--Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru,  Kamis (1/8/2019) menggelar sidang sengketa tanah antara Irma Nasution dan anak M Tasar,  Menrizal.

Lokasi lahan diperkarakan berada di Jalan Mekar Jaya,  RT 04/ RW 16, Kelurahan Sri Meranti,  Kecamatan Rumbai,  dengan lias 19.418 meter persegi.

Dalam sidang ini dipimpin Ketua Majelis Hakim Yustan Abi Toyib SH,  dan didampingi Hakim anggota Wahyudi Siregar SH MH,  Pildi SH MH,  dengan beracara mendengarkan keteranga saksi.

Ada beberapa saksi yang didengarkan kesaksiannya untuk mencari kebenaran hal lahan tersebut.

Diantaranya,  mantan Ketua RT 03, Suham,  sempadan tanah Ramli, masyarakat yang awal membuka lahan M Thaib.

Dalam sidang perkara sengketa lahan itu juga dihadiri kuasa hukum M Satar,  Syafriliadi dan kuasa hukum Irma Nasution,  Maghdalena.

Dalam sidang tersebut terungkap,  bahwa Suham saat menjabat sebagai Ketua RT 03 pernah didatangi pihak kelurahan dan kecamatan,  untuk menandatangani Surat Hibah atas nama M Tasar dilokasi lahan bersengketa.

Namun, Suham tidak menandatanganinya. Pasalnya,  Suham saat itu mengaku kalau lahan itu tidak jelas kebenaran surat-suratnya.

"Saya pernah didatangi untuk dimintai tandatangan surat hibah.  Tapi,  surat tanahnya saya nilai tidak jelas, " ungkapnya.

Tapi, Suham heran Surat Hibah yang sebelumnya dimintakan dirinya menandatangani dan menolak,  ditandatangi mantan RT sebelum dirinya.

Sementara,  saksi lain Ramli yang pernah memiliki lahan bersempadan dengan Done (pemilik lahan sebelum dibeli oleh Irma Nasution, red) mengaku benar tanahnya sempadan dengan Done.

Saksi lainnya,  M Thaib menyebutkan,  bahwa sebelum tanah ini bersengketa adalah hutan lebat.  Jika,  ingin menuju lokasi lahan harus mempergunakan sampan.

"Setahu saya saat itu hutan besar.  Mana ada jalan menuju lokasi tanah. Kalau mau kelokasi pakai sampan.  Sempadan saya Arifin Lubis," ujarnya.

Setelah mendengarkan kesaksian saksi-saksi,  Ketua Majelis Hakim Yustan Abi Toyib SH meminta pendapat kedua kuasa hukum, terkait masih adakah saksi lain yang akan dihadirkan.

Kemudian,  Ketua Hakim Yustan Abi Toyib mengetuk palu, dan akan menggelar sidang kembali dua minggu lagi.  Yakni sekitar tanggal 13 Agustus 2019 akan menggelar kembali sidang.***

Related

Pekanbaru 2782407915496935358

Posting Komentar

emo-but-icon

BB

Siak

Siak

adv

adv

KASAD

KASAD

Uc

Uc

At

At

LPPNRI RIAU

Dewan Redaksi RPC

publik MERANTI

Galery&Adv

Dewan Bengkalis

Newspelalawan

Ucp

Ucp

Komisi Pemberantasan Korupsi

Pemrov Riau

PEMKAB SIAK

dewan bengkalis

Follow Us

Kta DPRD

Kta DPRD

Ik

Ik

r

r

Siak

Siak

Uc

Uc

Knpi

Knpi

Uc

Uc

Uc

Uc

uc

uc

UCP

UCP

UC

UC

Hot News

Recent

Comments

Side Ads

item