Kejaksan Daerah Rokan Hilir Masuk ke Sekolah-Sekolah, Lakukan Penyuluhan Tentang Hukum
https://www.riaupublik.com/2019/02/kejaksan-daerah-rokan-hilir-masuk-ke.html
Selasa, 26 Februari 2019 - 13:41:08 WIB
ROKANHILIR, RIAUPUBLIK.COM - Agenda rutin tahunan, Tim Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejaksaan Negeri Rohil memberikan penerangan dan menyemangati siswa sekolah siswi SMAN 1 Bangko Bagansiapiapi, Senin (25/2/2019) kemarin.
Tim JMS yang dipimpin Kejari Rohil Gaos Wicaksono, SH.MH, sedangkan Narasumber peyampaian materi penerangan dan pembahuhan hukum disampaikan oleh Kasi intel Kejari Rohil, Farkhan Djunaedi, SH, tentang bahayanya.
Selain itu, juga disampaikan materi Cyber Bullying yang disampaikan media sosial berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta peran pemuda anti terhadap tindakan korupsi.
Kasi intel Farkhan Effendi menerangkan, bahwa program ini dilaksanakan berdasarkan pasal 30 ayat (3) huruf UU No 16 tahun 2004 tentang kejaksaan Republik Indonesia, dan peraturan Jaksa agung RI Nomor .024 / A / JA / 08/2014, menggunakan adminitrasi kejahatan kejaksaan RI , program adapun dilaksanakan jaksa jabatan pungsional, pakar psikolog dan pemuka agama.
"Program JMS terus dilakukan diberbagai sekolah-sekolah di Rohil, karena ini sudah menjadi agenda rutin kejaksaan setiap tahun", terang Farkhan.
Sementara itu, Kepsek SMAN I Bangko Bagansiapiapi Mulyasyah mengatakan, bahwa materi pembahuhan hukum yang disampaikan kejaksaan sangat bermanfaat bagi siswa dan siswi, begitu juga dengan majelis guru.
Program ini membahas arti, guna menambah wawasan pengetahuan siswa-siswi, apakah kelak diminta setelah tamat sekolah mengenal berbagai bahaya terkait hukum.
Ia mengatakan, binluh penerangan dan penyuluhan hukum dapat memberikan kesadaran kepada siswa dan siswi mengenal hukum, "memahami terwujudnya generasi muda mengenal hukum", tambahnya.
Penyuluhan hukum dapat mengantisifasi perbuatan yang melanggar hukum. "Seperti menarik, bahaya pengunaan narkotika, UU ITE yang sekarang sedang terjadi terjadi ditengah masyarakat", Pungkas Kepsek ini. (Jum )
