Gerak Zapin Lestarikan Budaya Melayu, Srikandi GRIB Jaya Riau Turunkan 200 Penari
RIAUPUBLIK.COM, PEKANBARU – Kegiatan Gerak Zapin sebagai upaya melestarikan budaya Melayu berhasil mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kegiatan ini menjadi simbol kuat komitmen pelestarian budaya daerah yang melibatkan partisipasi massal penari perempuan dari Srikandi GRIB Jaya.
Sebanyak 200 penari Srikandi GRIB Jaya turut ambil bagian dalam gerak zapin tersebut, menjadikannya sebagai jumlah terbanyak dibandingkan ormas analog lainnya. Para penari berasal dari Srikandi GRIB Jaya Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, dan Kota Dumai, menunjukkan soliditas dan kekompakan lintas daerah.
![]() |
| Ketua SRIKANDI DPD GRIB JAYA Riau Bersama Ketua SRIKANDI DPC GRIB JAYA DUMAI |
Koordinator kegiatan Ketua DPD Srikandi GRIB Jaya, Mimi Lutmila yang dikenal luas dengan julukan “Si Jilbab Merah”, menyampaikan bahwa gerak zapin ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan bentuk nyata kepedulian perempuan terhadap pelestarian budaya Melayu di tengah arus modernisasi.
“Zapin adalah identitas budaya Melayu. Melalui gerakan serentak ini, kami ingin memastikan budaya Melayu tetap hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi selanjutnya,” ujar Mimi Lutmila.
Pencatatan Rekor MURI Dunia ini menjadi pengakuan atas peran aktif Srikandi GRIB Jaya dalam mengangkat nilai budaya lokal ke tingkat nasional, bahkan internasional. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat citra perempuan sebagai penggerak budaya dan perekat persatuan sosial.
Masyarakat dan undangan yang hadir memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, yang dinilai mampu memadukan nilai seni, budaya, serta semangat kebersamaan dalam satu momentum bersejarah.
Sebanyak 6.000 penari mempersembahkan Tari Zapin Massal mencatatkan sejarah pada Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) yang diinisiasi oleh Badan Kerja sama Organisasi Wanita (BKOW) Riau di Jalan Gajah Mada, Kota Pekanbaru, Minggu 11/01/26.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan kebanggaannya dalam kegiatan yang mengusung tema "Bersatu Dalam Gerak Zapin Lestarikan Budaya Melayu". Hal ini menurutnya bukti Riau tidak pernah goyah meski dihantam badai modernitas.
"Riau memilih jalan yang berbeda. Kita memilih untuk maju tanpa tercerabut, berkembang tanpa meninggalkan akar, dan membangun tanpa mengorbankan nilai," kata SF Hariyanto.


