Kasus Wanita Emas, Polisi Periksa 8 Saksi

RIAUPUBLIK.COM, JAKARTA -- Mischa Hasnaeni Moein atau yang dijuluki 'Wanita Emas' diduga terjerat kasus penipuan dan penggelapan uang milik pengusaha asal Papua pada 2014. Terkait kasus dugaan penggelapan dana ini, polisi mengaku telah memeriksa delapan orang saksi.

"Ada delapan saksi," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/4).

Delapan saksi tersebut di antaranya pelapor, korban, dan orang-orang yang mengetahui peristiwa itu. Namun Krishna tidak membeberkan siapa saja orang tersebut.

Krishna menceritakan, awalnya korban telah mengirimkan uang dalam jumlah besar beberapa kali kepada Wanita Emas melalui berbagai cara. Alasannya karena Wanita Emas menjanjikan mengurus tender proyek pembangunan sebuah jalan di Papua yang sedang diemban perusahaan korban.

"Ternyata dia (korban) tetap kalah (tender), jadi dia merasa tertipu. Itu kan peristiwanya," ujar Krishna.

Selajutnya kata dia, penyidik akan mendalami kasus tersebut. Jika menemukan adanya tindak pidana maka polisi akan membuat terang tidak pidana tersebut. "kita buat terang, kalau ada pidananya ya kita proses saja," ujarnya.

Diketahui, penyidik Polda Metro Jaya menerima laporan tersebut pada 26 November 2014. Penyidik juga telah memanggil para saksi untuk dimintai keterangan termasuk Wanita Emas yang telah dipanggil sebelumnya.

Sempat terjadi miskomunikasi saat dilayangkan surat pemanggilan kedua kepada sang Wanita Emas. Belakangan diketahui ternyata surat pemanggilan tersebut tidak pernah sampai ke tangan wanita yang ikut mencalonkan diri dalam Pilgub DKI pada 2017 mendatang itu. Hasnaeni pun seolah berkelit dari pemanggilan polisi itu.

Sbr:rol

Related

Hukrim 2082736179827927153

Posting Komentar

emo-but-icon

Siak

Siak

Ik

Ik

Ikln

Ikln

LPPNRI RIAU

Dewan Redaksi RPC

publik MERANTI

Galery&Adv

Dewan Bengkalis

Newspelalawan

Komisi Pemberantasan Korupsi

Sum

Sum

PEMKAB SIAK

dewan bengkalis

Follow Us

Ikln

Ikln

Rohil

Rohil

Rohil

Rohil

DPRD Rohil

DPRD Rohil

Uc

Uc

Uc

Uc

uc

uc

UCP

UCP

UC

UC

Hot News

Recent

Comments

Side Ads

item