Moeldoko Tepis Spekulasi Bakal Dijadikan Mentan di Tengah Berhembusnya Reshuffle


Kamis, 2 Juli 2020
JAKARTA, RIAUPUBLIK.COM-- Kabar perombakan kabinet ramai dibahas usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah dan mengancam reshuffle menterinya dalam sidang kabinet. Salah satu kabar yakni Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko diplot sebagai menteri pertanian.

Namun kabar itu dibantah Moeldoko. Moeldoko mengatakan, dirinya memang fokus menangani pertanian tetapi hanya dalam organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Namun, hal itu bukan berarti dirinya ingin duduk di kursi Menteri Pertanian.

"Yang jelas ketua HKTI pasti, maka karena saya ketua HKTI saya banyak bicara tentang pertanian dan petani jadi bukan berarti keinginan saya jadi mentan gak sama sekali," kata Moeldoko saat live di Ruang Merdeka bersama merdeka.com, Kamis (2/6).

Selain itu, Moeldoko membantah bahwa dirinya ada niatan nyalon di Pilpres 2024. Dia menegaskan, saat ini fokus membantu Presiden Jokowi.

"Yang saya pikirkan adalah bagaimana setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh atasan itu dijalankan dengan baik, jangan berpikir aneh aneh," ujar dia.

Moeldoko juga menyampaikan kepada para menteri agar fokus saja menjalankan tugasnya. Sebab, tugas yang dipikul sudah berat untuk rakyat Indonesia.

"Kan saya juga sampaikan kepada para menteri agar fokus mengerjakan tugasnya, jangan berpikir lain lain karena pekerjaan yang diberikan presiden sebuah tanggung jawab itu kita harus memikirkan nasibnya 267 juta rakyat Indonesia," ucapnya.

"Itu yang ditekankan presiden, maka semuanya harus concern ke situ jangan lain lain," tukas mantan Panglima TNI itu.

Isu perombakan kabinet muncul ke permukaan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengancam mereshuffle para menterinya yang kerjanya biasa-biasa saja di tengah pandemi Covid-19. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, tidak berani bilang apakah Jokowi bakal mengganti sejumlah pembantunya dalam waktu dekat.

"Enggak enggak saya enggak bisa melampaui otoritas yang diberikan presiden, karena itu otoritas beliau, hak prerogatif beliau jadi saya enggak bisa kompetensi dalam mengomentari itu," kata Moeldoko dalam program live Ruang Merdeka bersama merdeka.com, Kamis (2/7).
Mantan Panglima TNI itu pun menyebut, bahwa sekarang banyak peramal yang muncul soal reshuffle kabinet Indonesia Maju. Padahal, itu adalah otoritas presiden.

"Sekarang ini banyak para peramal di luar dan muncul peramal-peramal baru biasa," kata Moeldoko.

Dia menambahkan, marahnya Jokowi saat sidang kabinet merupakan dorongan untuk para menteri agar lebih memunculkan energi baru. Sebab dalam situasi pandemi, kinerja pembantu presiden perlu ditingkatkan.

"Karena Covid ini cukup lama menguras energi maka diperlukan suntikan suntikan agar terbangun energi energi baru yang positif, perlu boosting, itu seni dari sebuah kepemimpinan lah," pungkasnya.









Merdeka// Riaupublik

Related

Politik 3241333663152240109

Posting Komentar

emo-but-icon

Siak

Siak

Ik

Ik

Ikln

Ikln

LPPNRI RIAU

Dewan Redaksi RPC

publik MERANTI

Galery&Adv

Dewan Bengkalis

Newspelalawan

Komisi Pemberantasan Korupsi

Sum

Sum

PEMKAB SIAK

dewan bengkalis

Follow Us

Ikln

Ikln

Rohil

Rohil

Rohil

Rohil

DPRD Rohil

DPRD Rohil

Uc

Uc

Uc

Uc

uc

uc

UCP

UCP

UC

UC

Hot News

Recent

Comments

Side Ads

item