Kunjungi Lokasi Kebakaran Sumur Minyak Ranto Peureulak Kemensos Serahkan Santunan Rp757 Juta

Jumat, 04 Mei 2018
Dirjen Linjamsos Kemensos RI, Harry Hikmat, menyampaikan arahan pada Acara Penyerahan Bantuan Sosial Bagi Korban Bencana Kebakaran Sumur Minyak di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Jumat 4 Mei 2018. 
IDI-AcehTimur, Riaupublik.Com– Mensos RI Idrus Marham, melalui Dirjen Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos), Harry Hikmat, menyerahkan bantuan kebutuhan dasar dan santunan korban kebakaran sumur minyak sebesar Rp757.050.000.

Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib atau Rocky dalam acara Penyerahan Bantuan Kebutuhan Dasar dan Santunan Korban Kebakaran di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Jumat 4 Mei 2017.

Bantuan yang diserahkan meliputi Bantuan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Rp247.050.000. Santunan untuk 22 korban kebakaran yang meninggal dunia sebesar Rp330.000.000. bantuan berupa santunan untuk 36 korban luka-luka Rp180.000.000. Seluruh santunan akan disalurkan langsung ke buku tabungan korban atau ahli waris.

Dirjen Linjamsos RI, Harry Hikmat, dalam arahannya mengatakan, musibah kebakaran tersebut tidak lagi terjadi, sehingga butuh penanganan secara terpadu dan berkelanjutan. Perlu keterlibatan pihak-pihak terkait dan berpihak kepada masyarakat serta sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.

“Lakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian ESDM, PT. Pertamina, Pemerintah Aceh, dan berbagai pihak lain, sehingga berbagai kebijakan dalam setiap tahapan nantinya tuntas dan menyeluruh tanpa harus timbul persoalan baru,” kata Harri Hikmat.

Diharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban korban yang menjadi dampak dari bencana kebakaran sumur minyak di Desa Pasir Putih, Kecamaran Ranto Peureulak, beberapa waktu lalu. "Para keluarga yang menjadi dampak untuk bersabar atas musibah ini," ujar Harry Hikmat.

Bupati Aceh Timur, H. Hasballah HM.Thaib, mengaku akan segera mencari solusi seperti pembentukan kelompok usaha, namun dalam hal ini perlu waktu. “Bukan hanya di Pasir Putih, termasuk dibeberapa desa lain yang juga selama ini dilakukan penyulingan minyak mentah secara tradisional,” ujarnya.

Soal kesejahteraan masyarakat, bupati mengaku tetap menjadi perioritas, karena tanpa usaha masyarakat tidak akan hidup sejahtera, namun pemerintah akan mencari jalan keluar supaya pengelolaan minyak tersebut legal dan tidak terbentur dengan hukum. “Masyarakat untuk sementara bersabar, karena pemerintah sedang mencari jalan alternatif untuk penyelesaian ini,” ujar bupati yang akrap disapa Rocky. (Muzakir)

Related

Ekonomi 8631152971684621138

Posting Komentar

emo-but-icon

Siak

Siak

Ik

Ik

Ikln

Ikln

LPPNRI RIAU

Dewan Redaksi RPC

publik MERANTI

Galery&Adv

Dewan Bengkalis

Newspelalawan

Komisi Pemberantasan Korupsi

Sum

Sum

PEMKAB SIAK

dewan bengkalis

Follow Us

Ikln

Ikln

Rohil

Rohil

Rohil

Rohil

DPRD Rohil

DPRD Rohil

Uc

Uc

Uc

Uc

uc

uc

UCP

UCP

UC

UC

Hot News

Recent

Comments

Side Ads

item