Satu paslon telat hadiri debat jilid II Pilgub Aceh
https://www.riaupublik.com/2017/01/satu-paslon-telat-hadiri-debat-jilid-ii.html
ACEH, RIAUPUBLIK.Com-- Debat publik jilid II yang diselenggarakan oleh Komisi Independen
Pemilihan (KIP) Aceh sudah dimulai. Pembawa acara pun memanggil keenam
pasangan calon (paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Aceh satu persatu ke
panggung.
Setelah semua dipanggil, hanya paslon nomor urut 5 yang tak hadir. Sedang yang lainnya sudah hadir sejak pukul 20.00 WIB. Namun debat publik tetap dilanjutkan pada pukul 20.34 WIB, molor dari jadwal semula selama 34 menit yang berlangsung di Amel Convention Hall, Banda Aceh.
Informasi yang berhasil merdeka.com himpun, paslon Muzakir Manaf-TA Khalik masih dalam perjalanan dari Aceh Utara menuju Banda Aceh.
"Kami baru saja dapat kabar, paslon nomor urut lima sedikit terlambat, masih dalam perjalanan," kata Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi, Rabu (11/1).
Ridwan Hadi mengaku, pelaksanaan debat kandidat jilid II ini mengangkat tema 'Mencari Pemimpin yang Visioner'. Ia berharap debat kedua ini bisa lebih maksimal dan baik dari debat kandidat pertama.
"Kami yakin dalam debat nanti akan membahas bagaimana menjadi pemimpin yang visioner," tukasnya.
Debat ini juga, sebutnya, tidak hanya memperkenalkan paslon dan juga eduksi politik, tetapi bagaimana pernyataan-pernyataan dari paslon untuk menciptakan Pilkada damai di Aceh.
sbr:merdeka.com
Setelah semua dipanggil, hanya paslon nomor urut 5 yang tak hadir. Sedang yang lainnya sudah hadir sejak pukul 20.00 WIB. Namun debat publik tetap dilanjutkan pada pukul 20.34 WIB, molor dari jadwal semula selama 34 menit yang berlangsung di Amel Convention Hall, Banda Aceh.
Informasi yang berhasil merdeka.com himpun, paslon Muzakir Manaf-TA Khalik masih dalam perjalanan dari Aceh Utara menuju Banda Aceh.
"Kami baru saja dapat kabar, paslon nomor urut lima sedikit terlambat, masih dalam perjalanan," kata Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi, Rabu (11/1).
Ridwan Hadi mengaku, pelaksanaan debat kandidat jilid II ini mengangkat tema 'Mencari Pemimpin yang Visioner'. Ia berharap debat kedua ini bisa lebih maksimal dan baik dari debat kandidat pertama.
"Kami yakin dalam debat nanti akan membahas bagaimana menjadi pemimpin yang visioner," tukasnya.
Debat ini juga, sebutnya, tidak hanya memperkenalkan paslon dan juga eduksi politik, tetapi bagaimana pernyataan-pernyataan dari paslon untuk menciptakan Pilkada damai di Aceh.
sbr:merdeka.com
