Di Duga, Big Bos PT. Adei Plantation Berani Bakar Lahan Dan Hilangkan Anak Sungai, Ada Pejabat Dibelakangnya

RIAUPUBLIK.COM, PELALAWAN(RIAU)-- Banyak maslah yang harus dipertanggung jawabkan oleh PT. Adei Plantation pada daerah ini, setelah pimpinannya melarikan diri tersangkut kasus Pembakaran Lahan, dia juga  menghilangkan anak sungai di Desa Telayap Kecamatan Pelalawan, Riau.

"Sungai ini bernama Sungai Buluh, saat ini dijadikan lahan sawit, padahal dahulu sungai ini adalah saran perhubungan warga Telayap ke Sungai Kampar," Jelas Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kecamatan Bunut (AMPKP) diwakilkan Kamarudin.

Kamarudin menuturkan, Sungai Buluh sepanjang 9 kilometer dari desa Telayap mengalir ke Sungai Kampar ini berada di dalam areal perkebunan PT. Ade Plantation. Kini sungai yang dahulunya tempat beranaknya ikan langka Arwana ini sudah menjadi kanal sawit aliran sungai ini yang dahulunya lancar kini tidak lancar lagi.

"Habitat alami sungai ini sudah hancur di korek oleh alat berat perusahaan dari awalnya perusahaan Malaysia ini beroperasi," jelasnya.

Belakangan masalah muncul setelah sungai yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat ini ditimbun perusahaan, otomatis perekonomian masyarakat yang bersumber dari tangkapan ikan dan saran perhubungan ke Kecamatan Pelalawan di aliran Sungai Buluh ini menjadi lumpuh.

"kalau bicara aturan perusahaan mengabaikan UU tentang lingkungan hidup, dinyatakan jika perusahan menimbun sungai sekaligus merusak biota sungai, perusahaan diancam tutup," Tukasnya.***

Related

Pelelawan 8953173094111602433

Posting Komentar

emo-but-icon

Siak

Siak

Ik

Ik

Ikln

Ikln

LPPNRI RIAU

Dewan Redaksi RPC

publik MERANTI

Galery&Adv

Dewan Bengkalis

Newspelalawan

Komisi Pemberantasan Korupsi

Sum

Sum

PEMKAB SIAK

dewan bengkalis

Follow Us

Ikln

Ikln

Rohil

Rohil

Rohil

Rohil

DPRD Rohil

DPRD Rohil

Uc

Uc

Uc

Uc

uc

uc

UCP

UCP

UC

UC

Hot News

Recent

Comments

Side Ads

item