Disebut KPK Penyidikan Tersangka Walkot Dumai Masuk Tahap Akhir


Senin, 2 Februari 2020
JAKARTA, RIAUPUBLIK.COM-- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan,  penyidikan terhadap tersangka dugaan suap Wali Kota Dumai Zulkifli Adnan Singkah memasuki tahap akhir.

Hal tersebut disampaikan Jubir KPK, Ali Fikri, menjawab pertanyaan terkait perkembangan penanganan dugaan suap tersangka Wali Kota Dumai Zulkifli Adnan Singkah, yang dikirim melalui pesan whatsapp, Senin, (2/3/2020).

“Untuk penyidikan Dumai masih berjalan namun sudah hampir selesai. Tunggu updatenya nanti,” ujar Ali.

Seperti diketahui, Wali Kota Dumai Zulkifli Adnan Singkah selesai diperiksa KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2019)

Dikutip dari detik.com, Walikota Dumai,  Zulkifli ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap mantan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo. Zulkifli juga disangkakan menerima gratifikasi.

Kasus pertama, Zulkifli diduga memberikan Rp 550 juta kepada Yaya untuk mengurus DAK pada APBN-P 2017 dan APBN 2018 untuk Kota Dumai. Sedangkan untuk perkara kedua, yaitu gratifikasi, Zulkifli diduga menerima gratifikasi berupa uang Rp 50 juta dan fasilitas kamar hotel di Jakarta.

Zulkifli juga sudah dicegah bepergian ke luar negeri. Pencegahan dilakukan selama enam bulan hingga November 2019.

Zulkifli disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan untuk perkara kedua, Zulkifli dijerat dengan Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Red/dtc)

Related

Hukrim 1211745129094525292

Posting Komentar

emo-but-icon

BB

Siak

Siak

adv

adv

KASAD

KASAD

Uc

Uc

At

At

LPPNRI RIAU

Dewan Redaksi RPC

publik MERANTI

Galery&Adv

Dewan Bengkalis

Newspelalawan

Ucp

Ucp

Komisi Pemberantasan Korupsi

Pemrov Riau

PEMKAB SIAK

dewan bengkalis

Follow Us

Kta DPRD

Kta DPRD

Ik

Ik

r

r

Siak

Siak

Uc

Uc

Knpi

Knpi

Uc

Uc

Uc

Uc

uc

uc

UCP

UCP

UC

UC

Hot News

Recent

Comments

Side Ads

item