Panglima TNI Siap Kerahkan Prajurit Amankan Pilkada Serentak 2017
https://www.riaupublik.com/2017/02/panglima-tni-siap-kerahkan-prajurit.html
Selasa, 07-02-2017 I 03:32:18 WIB
JAKARTA, RIAUPUBLIK.Com-- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa TNI sudah siap dan akan mengerahkan prajuritnya sesuai dengan kebutuhan yang diminta dari pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam rangka mengamankan jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di wilayah Indonesia.
Hal tersebut
disampaikan Panglima TNI saat menjawab pertanyaan awak media usai mengikuti
Rapat Terbatas bersama Menhan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Kasad
Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi dan Kasau Marsekal TNI
Hadi Tjahjanto dengan anggota Komisi I DPR RI, di Ruang Rapat Komisi I DPR RI,
Jakarta Selatan, Senin (6/2/2017).
“Kami (TNI) akan
selalu siap membantu dan memenuhi apa yang diminta oleh pihak Polri, dan saya
tidak bisa menyebutkan jumlah Prajurit TNI yang akan dilibatkan untuk
melaksanakan pengamanan Pilkada serentak tahun 2017 di wilayah Indonesia,” kata
Panglima TNI.
Panglima TNI
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa, Polri sudah memetakan daerah DKI
Jakarta, Nanggro Aceh Darussalam termasuk daerah rawan, sedangkan untuk daerah
lain masih dalam pengamatan. “Saya belum bisa mengatakan kalau daerah itu rawan
atau tidak, karena Pemilihan Kepala Daerah adalah pesta Demokrasi, makanya
semua orang berpesta,” ujarnya.
Sementara itu,
terkait pertanyaan awak media tentang pengadaan pesawat Helikopter Agus
Westland (AW) 101, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa cara
pembelian ataupun pengadaan Helikopter AW haruslah sesuai prosedur, kemudian
apakah Helikopter AW 101 itu benar-benar baru atau bekas, dan TNI telah
mengirimkan tim investigasi untuk mencari tahu tentang hal tersebut.
“Agar tidak
ada kecelakaan lagi, Presiden RI Ir. H. Joko Widodo telah memberikan instruksi
kepada TNI dalam pengadaan Alutsista, khususnya pesawat udara harus yang
baru jangan yang bekas, dan jangan lagi mau menerima barang hibah,” tambah
Panglima TNI.
Menindaklanjuti
korupsi di lingkungan TNI, Panglima TNI Jenderal
TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa tahun ini, TNI telah melakukan
bersih-bersih internal terkait kasus korupsi bahkan TNI telah bekerja sama
dengan KPK untuk melakukan pembersihan tersebut.
Turut hadir
dalam acara Rapat Terbatas tersebut diantaranya, Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Siwi Sukma Adji, Asops
Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Nugroho
Prang Sumadi dan Wakapuspen TNI Laksma TNI Abdul Rasyid K.
Editor: ROl86
JAKARTA, RIAUPUBLIK.Com-- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa TNI sudah siap dan akan mengerahkan prajuritnya sesuai dengan kebutuhan yang diminta dari pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam rangka mengamankan jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di wilayah Indonesia.
Editor: ROl86
