Inidia Kisah Anak SD Kelas IV Sudah Yatim, Hingga Mejadi Kepala Sekola, Ketua PGRI Riau, Sampai Calon Walikota 2017-2022
https://www.riaupublik.com/2017/01/inidia-kisah-anak-sd-kelas-iv-sudah.html
PEKANBARU, RIAUPUBLIK.Com-- Dr. H.Syahril, Spd, MM adalah Ketua
PGRI Riau, mantan Kepala sekolah SMK Negeri 4 kota pekanbaru yang kini maju di
PIlkada Pekanbaru sebagai calon Walikota Pekanbaru untuk pemilihan
Walikota-wakil walikota Pekanbaru 2017.
Syahril telah menjadi Yantim semenjak kelas IV SD, namun tekadnya ingin
menjadi orang yang berpendidikan tidak surut dibenaknya. Untuk itu, semenjak
ayahnya meninggal dunia, bapak Empat orang anak ini membantu ibunya berjualan
kue keliling desa. Kegiatan ini dilakoninya sebelum dan sesudah bersekolah.
Saat duduk di bangku SMP dirinya telah dipercaya salah seorang toke karet yang
ada di desanya untuk mengelola pembelian dan penjualan karet sendiri. Berbekal
modal yang diberikan sang toke karet tersebut, akhirnya ia memiliki Enam orang
karyawan. Hal inilah yang membuat Syahril semakin rajin menuntut ilmu di bangku
sekolah.
Perjuangan sunguh-sungguh yang dilakoni Syahril berbuah, tepatnya tahun 1987,
dirinya meraih Diploma III Politeknik Mekanis Swiss dari ITB Bandung.
Biodata:
- Nama, DR. H. SYAHRIL, S.Pd, MM,
- Jenis Kelamin: Laki-laki, Laki-laki.
- Tempat Lahir: Teluk Kuantan, INHU, RENGAT.
- Tanggal Lahir: 28 November 1956
- Istri: Yusmaiti D, S.Pd
- Anak: Empat orang anak
Pengalaman bekerja
- Karyawan SUP P4 S PU Provinsi Riau
- Karyawan PT Sola Gratia Playwood Pekanbaru
- Kabag. Administrasi PBF Bintang Toe Djoe Pekjanbaru.
Karir
- Guru STM Muhammadiyah Pekanbaru
- Guru STM Negeri Pekanbaru
- Kepala SMIK Pekanbaru
- Kepala SMKN 2Pekanbaru
- Dosen IPDN Rohil
- Ketua PGRI Riau.
Sumber: http://fokusnews.net
Syahril telah menjadi Yantim semenjak kelas IV SD, namun tekadnya ingin menjadi orang yang berpendidikan tidak surut dibenaknya. Untuk itu, semenjak ayahnya meninggal dunia, bapak Empat orang anak ini membantu ibunya berjualan kue keliling desa. Kegiatan ini dilakoninya sebelum dan sesudah bersekolah.
Saat duduk di bangku SMP dirinya telah dipercaya salah seorang toke karet yang ada di desanya untuk mengelola pembelian dan penjualan karet sendiri. Berbekal modal yang diberikan sang toke karet tersebut, akhirnya ia memiliki Enam orang karyawan. Hal inilah yang membuat Syahril semakin rajin menuntut ilmu di bangku sekolah.
Perjuangan sunguh-sungguh yang dilakoni Syahril berbuah, tepatnya tahun 1987, dirinya meraih Diploma III Politeknik Mekanis Swiss dari ITB Bandung.
Karir
Sumber: http://fokusnews.net

