Wweiiii...Ternyata Usai Pulang Pelisiran Ke Bandung Wartawan Online Ini Jadi Saksi Kasus Suparman

Ketua FWL DPRD Riau Arya Guna Berrsama Rekan Nya Pelisiran Ke Bandung
PEKANBARU, RIAUPUBLIK.Com-- Sebelum Di Datangkan Sebagai Saksi Kasus Suparman Dugaan Korupsi APBD P 2014/2015 Di ketahui Arya seorang wartawan Media Online Riauterkini.com dan juga ketua FWL DPRD Prov Riau, di kabarkan, Sebelum dia didatang kan sebagai saksi kasus Suparman Dugaan Korupsi APBD P Riau, Arya Bersama Kelompok FWL yang di ketuai Arya sendiri Pelisiran Ke Bandung. Di perkirakan 4 Hari yang tidak tau anggaran dari mana?

Usai Pulang Pelisiran Dari Bandung, 13/12 Arya kembali Pelisiran ke Pengadilan Negri Pekanbaru, Pelisiran Nya di panggil Sebagai Saksi Kasus Dugaan Suap APBD P 2014-2015 tersangka Suparman.

Persidangan berjalan dengan memanggil 8 saksi langsung duduk bersamaan termasuk Arya Guna Wartawan Riauterkini.Com dan dia juga ketua FWL DPRD Riau, di waktu giliran  Arya Guna di cercar pertanyaan, dia gelabakan mata nya liar, bibir gemetar, suara sayup- sayup terdengar, mic yang di pegang bergelombang.

Dengan kejadian yang sedikit menggangu telinga dan suasana persidangan,Hakim Ketua Rinaldi Triandiko SH, membentak Arya agar Tenang Dan jangan membuat keributan sedikit suara mic menggema.

"Tangan Saudara jangan terlalu lasak, tenang aja, megang Mic nya.

Hal ini membuat resah beberapa pengunjung sidang yang tidak dapat mendengar jelas keterangan yang begitu berarti tersebut. Namun ternyata hal ini juga membuat resah majelis hakim yang diketuai Rinaldi Triandiko SH, yang langsung membentak saksi.


Laporan: ROl86


Related

Pekanbaru 8148429578390320772

Posting Komentar

emo-but-icon

Siak

Siak

Ik

Ik

Ikln

Ikln

LPPNRI RIAU

Dewan Redaksi RPC

publik MERANTI

Galery&Adv

Dewan Bengkalis

Newspelalawan

Komisi Pemberantasan Korupsi

Sum

Sum

PEMKAB SIAK

dewan bengkalis

Follow Us

Ikln

Ikln

Rohil

Rohil

Rohil

Rohil

DPRD Rohil

DPRD Rohil

Uc

Uc

Uc

Uc

uc

uc

UCP

UCP

UC

UC

Hot News

Recent

Comments

Side Ads

item