Panglima TNI: Satuan Intelijen, Teritorial dan Penerangan Harus Saling Bersinergi

Selasa, 07-02-2017 I 02:59:23WIB
CILANGKAP, RIAUPUBLIK.Com-- Dalam menyikapi segala bentuk kegiatan di lingkungan TNI, satuan Intelijen, Teritorial dan Penerangan TNI, harus saling bersinergi dan benar-benar waspada dalam melaksanakan tugas.  Personel Teritorial harus bekerja sama dengan Intelijen, demikian juga dengan personel Penerangan.
 
Hal tersebut dikatakan  Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 448 personel TNI pada  Rapat Koordinasi (Rakor) Intelijen, Teritorial dan Penerangan TNI Tahun 2017, di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (6/2/2017).
 
Lebih lanjut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, dalam melaksanakan tugas pokok TNI, ketiga satuan ini tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. “Aparat Teritoral apabila akan melaksanakan tugas, harus mendapat informasi awal dari Intelijen untuk mendapatkan perkembangan dan kondisi di lingkungan sekitar, satuan Penerangan yang mempublikasikan kegiatan itu dan media lah yang bekerja untuk membentuk opini,” ujarnya.
 
Tiga institusi tidak bisa di pisahkan, Intelijen, Teritorial dan Penerangan. Apabila jadi satu kekuatan, maka akan sangat dahsyat dan apapun bisa dilakukan, oleh karena itu keterpaduan ini harus selalu dilakukan,” kata Panglima TNI.
 
Sementara itu, terkait penggunaan media sosial saat ini, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo  menegaskan bahwa para prajurit TNI harus menyikapi dengan benar dan para Komandan Satuan berperan penting.  “Dalam kondisi saat ini, Komandan Satuan berperan penting untuk menyampaikan kepada anggota, agar informasi yang didapat segera disampaikan kepada atasan,” ucapnya.
 
“Sampaikan kepada anak buahmu, apabila ada informasi segera laporkan kepada komandan dan harus cerdas dalam memilih informasi tersebut, informasi berita bohong dapat menyebabkan perpecahan,” ucap Panglima TNI.
 
Rakor Intelijen, Teritorial dan Penerangan TNI Tahun 2017, diikuti oleh 448 peserta, terdiri dari 140 peserta Rakor Intelijen, 188 peserta Rakor Teritorial dan 120 peserta Rakor Penerangan TNI. Rapat Koordinasi tersebut bertujuan menyampaikan evaluasi program kerja tahun anggaran tahun anggaran 2016 serta penyampaian program kerja tahun 2017, khususnya hal-hal menonjol terkait dengan kebijakan Panglima TNI Bidang Intelijen, Teritorial dan Penerangan TNI.

Related

TNI/Polri 4481122399465216970

Posting Komentar

emo-but-icon

Siak

Siak

Ik

Ik

Ikln

Ikln

LPPNRI RIAU

Dewan Redaksi RPC

publik MERANTI

Galery&Adv

Dewan Bengkalis

Newspelalawan

Komisi Pemberantasan Korupsi

Sum

Sum

PEMKAB SIAK

dewan bengkalis

Follow Us

Ikln

Ikln

Rohil

Rohil

Rohil

Rohil

DPRD Rohil

DPRD Rohil

Uc

Uc

Uc

Uc

uc

uc

UCP

UCP

UC

UC

Hot News

Recent

Comments

Side Ads

item